Melibatkan Pengungsi dalam Pengelolaan Posko Pengungsian

MCK menjadi masalah di banyak posko pengungsian. Tentu saja, tidak semuanya. Ada beberapa titik pengungsian yang berhasil mengelola MCK dan kebersihan posko. SD Gambiranom, Manukan, Condongcatur, Depok adalah salah satu contoh dari sedikit posko pengungsian yang berhasil menata kebersihan posko.

Terdapat 311 pengungsi di posko ini. Saat Merapi meletus pada Jumat dini hari (5/11), mereka berbondong-bondong mengungsi, namun tidak tahu harus ke mana. Mereka bertahan di pinggiran jalan di depan SD. Akhirnya, salah satu guru mengambil keputusan SD tersebut dijadikan posko.

Pengungsi di titik ini menempati 3 ruang, yaitu Ruang Tata Usaha dan Kantor SD. Kondisi ruangan pengungsian ini terlihat bersih, tempat tidur tampak tertata rapi. Begitu juga, selasar sekolah tampak bersih, tempat duduk tertata dengan rapi. Pengungsi, relawan dan pihak sekolah membuat kesepakatan bersama bahwa alas kaki harus dilepas ketika naik ke selasar sekolah. Secara umum, di posko ini, pengungsi dan relawan bekerjasama agar kondisi pengungsian tetap bersih dan rapi.

Baca lebih lanjut

Iklan