XL Luncurkan Program “Komputer Untuk Sekolah”

xlJakarta, 26 November 2008.  Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Indonesia, PT Excelcomindo Pratama, Tbk (XL) meluncurkan program CSR (Corporate Social Responsibility) Indonesia Berprestasi yaitu “Komputer Untuk Sekolah”. Program yang didedikasikan XL untuk dunia pendidikan ini merupakan program terintegrasi dan berkelanjutan selama 5 (lima) tahun berupa pemberian donasi komputer untuk sekolah serta pelatihan komputer, internet hingga bahasa Inggris (untuk para guru di seluruh Indonesia. Peluncuran berlangsung hari ini (26/9) oleh Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta.
Hasnul Suhaimi mengatakan bahwa, “XL sudah mulai melakukan eskpansi jaringan dengan masuk ke desa-desa dari Sabang sampai Merauke sejak tahun lalu yang merupakan bagian dari komitmen kami untuk memeratakan pelayanan telekomunikasi khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil. Mulai tahun 2009 kami berkomitmen untuk turut memeratakan akses pendidikan melalui pemanfaatan teknologi komumunikasi dan internet ke sekolah-sekolah di daerah terpencil, yang akan membuka kesenjangan informasi antara anak perkotaan dengan pedesaan. Dengan demikian, anak-anak di pedesaan bisa lebih bersaing dan memacu mereka untuk berprestasi.”
XL Indonesia Berprestasi “Komputer Untuk Sekolah” ini mendapat dukungan penuh dari PT Sun Microsystems Indonesia (pemberian pelatihan komputer serta penggunaan aplikasi open source), PT. Huawei Tech. Investment  (donasi komputer), PT Alita Praya Mitra (donasi komputer), British Council (pelatihan bahasa Inggris bagi guru), Yayasan Nurani Dunia  (lembaga yang ditunjuk XL utk implementasi donasi, pelatihan serta evaluasi) serta UN Global Compact (mitra XL dalam mengeksekusi program ini guna menunjang kegiatan United Nations Global Compact di Indonesia). Program ini merupakan wujud komitmen XL mendukung pemerintah Indonesia dalam mensosialisasikan serta mengimplementasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan di daerah terpencil, khususnya sekolah-sekolah di daerah sekitar BTS (Base Transceiver Station) XL berada.

Melalui program ini XL berupaya membantu mengurangi kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi digital (digital divide) antara sekolah di perkotaan dan di pedesaan. Dimana dalam kurun waktu 5 (lima) tahun akan dicanangkan program yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk sekolah dan guru, yang terdiri dari donasi komputer, pelatihan komputer, pengenalan dan penyediaan akses Internet, serta kursus bahasa Inggris. Selain itu XL juga memberikan akses internet serta pembelajaran mengenai penggunaan internet secara sehat.

“Sebagai langkah nyata untuk membantu meningkatkan kehidupan berbangsa dan bernegara serta sebagai salah satu cara dan upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yaitu melalui pendidikan, tentunya para guru yang sebagai tombak pendidikan  harus diberikan pelatihan mendasar mengenai teknologi agar mereka ‘melek’ terhadap IT juga mampu berbicara bahasa Inggris untuk mengurangi kesenjangan di dalam dunia teknologi dan telekomunikasi di Indonesia”, ujar Muhammad Nuh, Menteri Komunikasi dan Informasi.

Pada tahap awal program ini akan diimplementasikan di 60 (enam puluh) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Guru yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. “Kami berharap agar dukungan yang diberikan oleh XL bersama para mitra  ini dapat memberikan kontribusi dalam mempercepat program pemerintah untuk peningkatan persamaan akses pendidikan dasar dan menengah, serta perluasan kesempatan belajar bagi masyarakat, khususnya guru dan pelajar di daerah terpencil melalui pendekatan dan program pendidikan alternatif yang kami hadirkan bersama para mitra,” tambah Hasnul.

Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Indonesia pada tahun 2006, hanya 30% sekolah yang memiliki laboratorium komputer di Indonesia serta  tingkat melek teknologi internet di kalangan para guru baru sekitar 10-15%. XL sebagai anggota dari UN Global Impact mempunyai kewajiban untuk mensukseskan MDG (Millenium Development Goals), agar Indonesia terbebas dari buta aksara dan ‘melek’ teknologi pada tahun 2015.

Tentang XL
XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia dan satu-satunya yang memiliki jaringan serat optik yang luas. XL beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, dan bisnis XL saat ini adalah Consumer Solutions sebagai penyedia layanan dan jaringan seluler berkualitas dan Business Solutions sebagai penyedia layanan solusi korporat. Pada 21 September 2006, XL telah meluncurkan XL3G, layanan telekomunikasi seluler berbasi 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia.

” Nah.. XL… kapan nih sekolah kami dapet gilirannya ………..”

Satu Tanggapan

  1. SEBAGAI TENAGA PENDIDIK YANG SENANTIASA MENDAMBAKAN KEMAJUAN ANAK DIDIKNYA, TENTU SAJA TIDAK MAU JIKA ANAK DIDIKNYA GAGAP TEKNOLOGI. LEBIH-LEBIH KETERSEDIAAN MEDIA PENDIDIKAN DI SD SANGAT KURANG, BAHKAN NYARIS TIDAK ADA.
    KAPAN KAMI BISA MENGAJAK ANAK DIDIK KAMI BELAJAR MELALUI INTERNET YANG BISA KAMI SOROTKAN KEDINDING KELAS ?
    HARUSKAH INI HANYA SEBUAH IMPIAN ?

Tinggalkan Balasan